6 Kesalahan Bisnis Online yang Mulai sekarang Harus Anda Hindari

ppd-centro.net – Memulai bisnis online dimulai dengan mengisi kebutuhan dan membangun kredibilitas, tetapi faktor-faktor yang membuat bisnis online Anda sukses besar tidak pernah behenti samapi disitu. Mayoritas orang yang memulai bisnis online gagal, sebagian besar karena kesalahan yang tampak jelas seperti melebih-lebihkan keuntungan atau mencoba terlalu banyak hal kepada pelanggan dari awal. Tetapi ada banyak lagi pengalaman pemilik bisnis yang musnah. Untuk meningkatkan keberhasilan Anda, hindari 6 kesalahan umum ini saat memulai bisnis online.

1. Tidak memiliki rencana.

Anda tidak diharuskan mempunyai planing bisnis yang begitu formal, tetapi Anda masih memerlukan rencana. Orang-orang menganggap rencana bisnis sebagai pekerjaan rumah yang tidak ingin mereka lakukan tetapi perencanaan membantu apa pun mengenai kesuksesan Anda. Anda tidak perlu rencana bisnis 20 halaman resmi, Anda hanya perlu mengetahui pasar pelangganan Anda, dan barang apa yang Anda ingin jual dan apa yang mereka butuhkan agar barang Anda terjual simple.

2. Terlalu fokus pada hal-hal kecil.

Jangan mengalihkan fokus Anda ke hal-hal yang kecil seperti kartu nama atau design logo, Anda membuang-buang waktu yang berharga. Sebaliknya, Berkonsentrasi lah kepada bisnis yang ingin mendorong dan berpikirin keperluan yang dibutuhkan orang untuk menyebar luaskan bisnis Anda.

3. Tidak mengkhawatirkan uang.

Jadilah optimis tetapi bukan tentang uang. Ada peluang yang memungkinkan bahwa perusahaan Anda akan kehabisan uang sebelum membuatnya. Ketahui berapa banyak uang tunai yang Anda miliki untuk menjalankan bisnis Anda dan pastikan Anda memiliki rencana untuk mencoba mendapatkan lebih banyak uang sebelum Anda kehabisan. Anda dari awal harus membuat rencana keuangan, dan berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan ini.

4. Mengabaikan layanan pelanggan.

Dengan begitu banyak transaksi bisnis yang terjadi melalui internet, mudah lupa bahwa pelanggan adalah orang-orang yang kemungkinan besar akan kembali ke situs web Anda jika mereka memiliki pengalaman yang baik. Pastikan Anda memiliki beberapa cara berinteraksi dengan orang-orang yang mengunjungi situs Anda. Sering-seringlah berinteraksi melalui obrolan langsung, survei, email, atau telepon. Selain itu, pantau situs media sosial untuk melihat siapa yang tidak senang dengan layanan Anda.

5. Menyebar terlalu sedikit di media sosial.

Ketika Anda memulai dengan pemasaran dan membangun merek Anda, uji satu atau dua audiens sosial utama di mana Anda mengenal audiens Anda dan dapat membangun audiens yang disesuaikan dengan anggaran kecil. Sebagai aturan umum, Facebook dan Instagram cenderung lebih baik untuk penjualan produk. LinkedIn adalah bidang yang lebih baik untuk kepribadian bisnis yang mencoba membangun mereknya sendiri. LinkedIn juga tempat yang bagus untuk mengubah konten.

6. Berpikir bahwa semuanya adalah satu ukuran yang cocok untuk semua orang.

Hanya karena produk atau strategi telah berhasil untuk satu perusahaan tidak berarti itu akan bekerja untuk perusahaan lain. Jika Anda dapat menguji produk Anda menggunakan risiko keuangan dan sumber daya minimum, maka lakukanlah.

Jangan terlalu banyak berpikir dan lakukanlah, Karena banyak sekali orang yang hanya mengandai-ngandai dan tidak melakukan apa yang ada di pikirannya, Karena itu lah yang membuat mereka berhenti bergerak dan tidak hanya akan melakukan kesalahan yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *